Pages

25/01/2016

Reksadana, Investasi masa depanku


Sabtu pagi ngomongin investasi dan angka, mumetkan yaaa ? tapi kalau di mulai dengan streaching dan yoga dulu, semangat donks ;)

Iyess, sabtu tanggal 23 jan 2016 kemarin dapat undangan untuk hadir di acara launching reksadananya Danareksa. Tempat di Senayan Nasional Golf Club Jakarta. Kalau pagi itu gak gerimis mungkin kami akan yoga di atas hamparan rumput lapangan golf, tapi karena gerimis ya sudahlah indoor deh ya. Setelah yoga bersama, lalu menikmati camilan dan minuman hangat saya siap menimba ilmu mengenai investasi khususnya reksadana.

Untung yoga basic ya mba, lagi sama-sama kurang fit kitah

Hari itu saya memang niat sekali karena penasaran dengan reksadana. Setahun belakangan saya mulai belajar investasi kecil-kecilan dengan trading saham. Sebelumnya belajar dulu sih... tapi belakangan saya mulai ngos-ngosan. Saya ternyata gak melulu bisa setiap saat mantengin pergerakan saham, menganalisa dan trading. Yang harusnya hari itu saya jual, malah gak terjual dan esoknya bisa jadi harga saham yang saya beli sudah turun dengan tajam. Yang harusnya saham itu gak di beli malah saya beli hahaha. Trading saham memang investasi yang sebaiknya di lakukan untuk jangka pendek. Jual dan beli bisa dalam hitungan hari bahkan jam. Akkkkk, saya mulai lelah dan kewalahan setelah mengalami kerugian dan minus saya menyerah. Dalam portfolio saya saat ini hanya menyisakan saham yang stuck dan belum bergerak, di jual ya rugi. Bukan  tradingnya yang salah, tapi saya pikir sayalah yang ternyata belum siap untuk berinvestasi dengan cara itu. Saya belum bisa menganalisa pasar, saham mana yang akan naik atau menguntungkan. Gimana rumus, dan lain-lainnya. Bagaimana membuat keputusan jual atau beli juga gak hanya cukup mengandalkan feeling. Karena membuat keputusan seharusnya gak hanya mengandalkan feeling hohoho. Jadi mari belajar investasi dengan cara yang lain.


Tanya-tanya mengenai investasi khususnya reksadana
Di acara kemarin, tersedia empat booth untuk semua undangan yang hadir. Ada booth financial planner merencanakan liburan asik, menyiapkan dana pensiun, dana pendidikan, dan investasi. Disini kita dibuatkan simulasi keuangan dengan tujuan yang kita inginkan. Di kesempatan ini saya pergunakan untuk bertanya lebih jauh mengenai reksadana. Reksadana adalah wadah atau pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen investasi yang tersedia dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh manager investasi (MI) ke dalam portfolio investasi, berupa saham, obligasi, pasar uang dan lain-lain. 

Reksadana merupakan instrumen yang sebaiknya untuk jangka menengah dan panjang. Bedanya dengan trading saham yang saya lakukan jika di ibaratkan dengan mobil, dalam trading saham saya menyetir mobil saya sendiri. Sedangkan dalam reksadana, saya memiliki sopir yang akan mengantar kemana pun saya ingin pergi. Nahhh...itu point awalnya :))

( Kiri ke kanan ) Prabu revolusi, Om Farhan, Mba Prita Ghozie, dan Pak Wiko

Setelah selesai berkonsultasi pada empat booth di atas, seluruh undangan di ajak untuk menyimak talkshow menarik yang di pandu oleh MC kondang Prabu revolusi, dan tiga orang narasumber. M. Farhan ( public speaker, artis ) Mba Prita Ghozie ( Financial planner, penulis buku ) dan Wiko Tananta ( penulis buku ekonomi ). Banyak hal yang saya dapat, salah satunya TEKAD UNTUK BERINVESTASI. Itu penting banget, karena investasi itu butuh komitmen kuat menurut saya. Ngaku deh, nabung itu biasanya kalau ada sisakan ? baru di tabung, kalau nggak ada ya bye..byee. *mulai sekarang sisihkan untuk di tabung, jangan nunggu sisa*. Tabungan adalah uang yang kita kumpulkan untuk tujuan tertentu, misalnya nabung untuk umroh. Uang yang kita tabung hasilnya sesuai plus bunga yang biasanya tidak terlalu besar. Kalau investasi, mengandung resiko tapi keuntungan yang kita dapatkan bisa jauh lebih besar. Menurut Mba Prita bahwa investasi itu tidak menakutkan tapi memang memiliki resiko. Investasi bukan tujuan tapi kendaraan untuk menuju tujuan yang kita inginkan. Kalau menurut om Farhan, yang kali ini tampil dengan kepala plontos karena baru pulang umroh. Carilah investasi yang manageble, salah satunya ya reksadana.  

Untuk ibu-ibu yang baru melek investasi/pemula ( termasuk saya ), ada program Investasiku Masa depanku ( IMD ) nih. Program investasi berkala di reksa dana campuran dan saham yang dana investasinya minimum RP. 200.000 perbulan. PIlihan jangka waktu investasi yang di sarankan minimal 3 tahun untuk reksa dana campuran. Dan minimal 5 tahun untuk reksa dana saham. Investasi bulanannya bisa dilakukan auto debet kali ini bekerjasama dengan bank BCA. Lock up perid : 2 tahun

Foto di booth Reksadana 
Trus gimanah ? mau berinvestasi ? berinvestasi bukan semata untuk kaya, tapi supaya masa depan kita sejahtera. Tapi hidupkan ada yang ngatur gimana nanti aja, iya... tapi kita harus berikhtiar. Akhirnya kemarin saya daftar untuk mulai berinvestasi di reksadana. Sebagai istri ternyata kita harus lebih giat menabung di banding para suami loh. Biarkan suami yang bekerja, kita yang mengelola keuangan, dan menabung plus berinvestasi. Kalau teman-teman gimanah ? sudah mulai berinvestasikah atau bahkan sudah jadi investor yang kaya raya ? amiin :)

7 comments:

  1. Keren mak, jadi tahu nih infonya soal reksadana, kalo aku belum punya investasi, baru nabung ajah. next bisa dipertimbangkan nih.. hehehe thx infonya ya mak...

    ReplyDelete
  2. blom berani merambah ke reksadana...maish agak susah ngikutinnya.
    eh dananya juga kali ya yg masih susah diatur hehe
    tp temen2 sdh banyak yg main di reksadana sih...

    ReplyDelete
  3. Makasih ya Mbak udah dikenalin sama reksadana. Saya belum kenal nih sebelumnya :D *dasar wong ndeso*

    ReplyDelete
  4. Makasih ya Mbak udah dikenalin sama reksadana. Saya belum kenal nih sebelumnya :D *dasar wong ndeso*

    ReplyDelete
  5. Akuudah trauma dengan permainan saham ini #Kapok

    ReplyDelete
  6. sebelum cari ilmu olah raga dulu ya

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)