Pages

05/03/2026

Anuraga

Hai,...
Terima kasih untuk kamu yang mencintai dengan tanpa syarat, yang meski jauh atau dekat kamu selalu tak berjarak. Dekat di hatiku…dan aku dihatimu.
Terima kasih untuk semua pemahaman baru, untuk diskusi panjang lebar kita. Tentang matematika hidup sampai impian dan segala perenungan. Ketika diskusi berjalan hangat, atau menjadi ajang debat dengan intonasi suara dari tinggi hingga rendah.
Terima kasih untuk kamu yang selalu memiliki redaksi semua jawaban dari setiap pertanyaanku. Yang tidak pernah lelah menenangkan setiap gelisah dan resahku, yang menjadi penghiburan ketika aku merajuk. Dan menyadari arti hadirmu ditiap lingkar hidupku.
Terima kasih karena diantara naik turunnya irama hatiku, kamu selalu konstan. Selalu nyata dan teguh dengan semua hilir mudiknya prahara hingga air mata kita.
Terima kasih karena kamu selalu berusaha untuk menemukanku, meski aku seringkali berlari… kamu tahu aku selalu sulit menemukan arah dan kamu menuntunku kembali.
Terima kasih karena tidak pernah membiarkanku pergi, dan kamu yang tidak pernah ingin pergi. Terima kasih menemaniku sejauh ini,…kita tahu bahwa hati tak pernah bisa di tepati. Selalu berubah serupa arus dan gelombang. Jangan berjanji untuk tidak pergi, tapi berjanjilah tidak pernah berhenti mencintai….
Ps : Tiap hati memiliki takdirnya sendiri, ikuti saja kemana Sang Maha menuntumu...membawamu. 

Dalam Diam

diam
Image From Google
Aku terjemahkan diamku,
bersama bayangan wajahmu
dibalik warna hitam mataku.
Sinar matamu yang terasa ringan,
ternyata terasa berat dipundakku.
Entah bagaimana harus berjalan tegak dengan rasa ini.
Diamku bukan buih air yang hilang ditepian,
diamku bukan pula bayangan yang tak tentu arah.
Diamku adalah kau yang menyejukan hatiku…
Masihkah bertanya mengapa aku diam ??
*Anonymus

Entah, mungkin celoteh saja…

sebelahtangan
Image from Google
Bulan penuh di langit malam ini, menyisakan kekaguman yang sangat pada pemilik semesta. Aku pada sebuah ruangan, duduk kadang menatap jauh pada jendela yang kubiarkan terbuka. Ada segelas hangat kopi bercampur krim yang aromanya menyebar, sebuah buku yang entah mengapa ku baca ulang, dan sesekali jemariku yang bergerak tak beraturan di atas tuts keyboard. kadang cepat seolah berlomba dengan kalimat yang seolah berlari di kepalaku, lalu pelan ketika kata-kata seolah tersendat.
Lama rasanya aku enggan membuka kolom dashboard di rumah virtual fiksiku ini, karena inspirasi yang menguap, rasa segan dan alasan sentimentil yang berbau kenangan yang enggan ku buka ulang. Ruang ini selalu berhasil membawaku berlari ke belakang, sekali waktu memaksaku membongkar laci-laci berlabel masa lalu. Mungkin karena inspirasi dan fiksi selalu hadir bersamaan dengan kisah-kisah yang tlah usang. Atau karena fiksi sendiri adalah cerita yang tak nyata atau tiada. Ku pungut dari serpihan kenangan, ku tulis dari kepingan mimpi.
Aku tersendat lagi,…. terdiam sesaat pada tuts keyboard…
Ruang ini slalu bernama rindu, entah rindu pada siapa atau rindu bermakna apa. Atau hanya rindu yang bermakna hanya kata pada aksara. Tidak bertuan,…
Kopiku hangat, kusesap perlahan… kebiasaan baru yang perlahan mulai mencandu. Selalu nikmat menikmatinya bersama ketikan jemari bersama aromanya yang menyebar. Meski tanpa penghayatan atau perasaan… diamlah disana, jangan pergi. Cukup menemaniku tanpa bicara, tanpa berkata, tanpa merasa, cukup bagiku kali ini. Tidak ingin lebih, cukup di sana… dan cukup bagiku disini. Rasa,…
Selalu ada kedamaian dalam keheningan, cukup rasa di hati saja…

Diary, aku jatuh cinta pada dokter onkologi

love_doctor
Dear Diary,…
Koridor RS pemerintah ini menjadi begitu kosong, hiruk pikuknya seolah lenyap dalam pandanganku. Sebulan sejak ibu berpulang aku menginjakkan kakiku kembali, disini. Begitu panjang hari-hari beraroma kesakitan jelang kepergiannya, kanker stadium lanjut membuat jiwa raga ibu dan hatiku tersakiti secara bersamaan. Menyakitkan melihat seseorang yang kukasihi berperang diarena peperangannya sendiri sedang aku hanya mampu berteriak ditepi mencoba menguatkan.
Hingga ketika akhirnya dia pergi, aku berbisik pada hatiku sendiri bahwa rasa sakitnya usai…kesakitan jiwamu juga usai. Mungkin aku naif, menjadi pendampingnya selama sakit dan membiarkanku larut begitu jauh pada semua hal yang menyertai perjuangannya. Aku jatuh cinta sepenuh rasaku pada perjuangan ibuku, berbelas kasih pada semua hal yang membuatnya tersenyum dipagi hari jelang operasi dan khemotheraphynya. Menaruh harapan pada suster-suster baik hati yang dengan telaten merawatnya. Dan jatuh cinta tanpa kompromi pada dokter yang entah mengapa serupa dengan pahlawan yang kutemukan pada cerita fiksi.
Visit nya setiap pagi tidak hanya menawarkan kesakitan dan kecemasan ibuku, tapi menghangatkan kelelahan hatiku. Kebaikan yang mungkin biasa, menjadi begitu bermakna ketika hari-hari ku minim harapan dan keyakinan. Cinta mengetuk hatiku diam-diam, tatapan dan senyumannya menjadi obat bagi kelelahanku.

Langit Malam

langitmalam
Aku suka cara udara yg mengabarkan tentang tidurlah dalam dekap hangat mereka yg mengasihimu.
Aku suka ketenangan langit yg berbisik tentang, tenanglah … dan semua akan baik-baik saja.
Aku suka cara kerlip lampu dan pendar bintang yg saling berlomba memberi keindahan.
Aku suka membiarkan hati dan pikiranku terbang menemui harapan dan keyakinan bahwa hiduplah dengan hati yg gembira, belajarlah untuk terus syukur.
Tak apa sesekali jatuh dalam keluh, maafkan jika diri berbuat salah.
Sejatinya air mata mengabarkan tentang pemahaman hidup yg lebih baik dan tawa menyiarkan dekaplah terus harapan.
” Aku suka langit malam ini, tak apa meski udara dingin membuatku terus menjadi org plg berisik saat ini #batukterus “
13 September 2014

23/06/2025

Histerektomi total

  Assallamuallaikum,.... 

Lama sekali nggak curhat di diary virtualku ini, semoga kabar teman-teman sehat dan baik yaa. Allhamdulillah aku juga baik :)

 Judulnya kok berat banget ya, apa sih histerektomi total ?   

     " Histerektomi total adalah prosedur bedah pengangkatan seluruh rahim, ovarium termasuk leher rahim ( serviks). Ini adalah jenis histerektomi yang melibatkan pengangjatan kedua organ secara keseluruhan dan bersamaan. Selain hiterektomi total ada histerektomi sebagian, pengangkatan rahim saja, tanpa pengangkatan ovarium atau serviks. "

Ada beberapa kondisi yang membuat prosedur ini dilakukan :

- Endometriosis

- Fibroid uterus

- kanker serviks

- Hiperplasia

- perdarahan abnormal,

Dan beberapa masalah lain yang bisa ditangani dengan prosedur ini. Lalu prosedur apa yang aku jalani dan karena kondisi medis apa sehingga harus melakukan histerektomi total ?

31/12/2021

Catatan Hati Penghujung Tahun 2021

Dear Diary virtualku,...

Hari ini penghujung tahun 2021, langit tampak sedikit berawan meski sesekali cahaya surya terlihat seolah enggan absen menyinari hari penghujung tahun. Hari ini entah mengapa aku ingin mengulang kebiasaan lama yang nyaris sudah lama tidak aku lakukan. Meluangkan waktu sendirian mengunjungi kedai kopi, membawa laptop kesayangan yang entah sudah berapa lama tidak kubuka. Menghabiskan hari jelang sore dengan secangkir kopi, sementara jemari dan hati saling bicara menjadi lisan yang aku harap sedikit bisa menguapkan berisik dikepala. 

Tahun 2021 akan berakhir, salah satu tahun terberat yang pernah kulewati. Mungkin menjadi tahun yang berat juga untuk sebagian orang. Pandemic yang tak kunjung berakhir, bayangan kehilangan yang aku yakin menyadarkan banyak orang tentang betapa fananya hidup ini. 

Pandemic membuat banyak orang kehilangan yang tercinta karena virus melanda hampir semua belahan dunia. Ditahun ini aku kehilangan banyak kerabat yang berpulang, ibu mertua yang kukasihi dan Papaku tercinta yang tanpa ampun memukul hatiku pergi tepat di hari ulang tahunku di 8 Agustus 2021.

Papa pergi menjadi salah satu kehilangan besarku tahun ini, betapa penyesalan masih belum pulih meski waktu terus berlalu. Padahal sudah 4 bulan Papa meninggalkan kami untuk selamanya. Semakin waktu berlalu, aku justru menghindari melihat foto-fotonya atau mengingatnya. Karena jika diingat atau melihat kenangan bersama Papa, justru dadaku sesak. Aku yakin itu juga yang dirasakan suamiku jika mengingat almarhum Ibu mertuaku. Menghindari melihat, atau membicarakannya. Menyimpan rapat dan hening ingatan kehilangan orang tua kami yang pergi dalam rentang waktu 1 bulan berselang. Bahkan menuliskan ini tiba-tiba saja membuat dadaku sesak dan berdebar keras, mungkinkah luka kehilangan masih belum kunjung sembuh. Padahal aku ikhlas, menerima takdir Allah sebagai bentuk keimananku kepadaNYA. 

08/05/2021

Scarlett Whitening Body Care Andalanku

Assallamuallaikum, sahabat bloggers… apa kabar ?

Ya ampun rasanya hampir seabad nggak buka kolom entri baru di virtual home ku ini. Kangen deh…

Semoga kabar teman-teman bloggers semua dalam keadaan sehat, semoga dibulan Ramadhan ini

bisa menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya dalam keadaan baik. Amiin.

Trus mau curhat apa Nenk ? hihihi… sebenarnya mau share aja karena ku girang menemukan produk

Body Care oke yang jadi andalanku hampir dua bulan terakhir.


Jadi gini, meskipun aku sudah berhijab tapi baju-bajuku memang belum hijab yang seharusnya sih.

Dibeberapa kesempatan aku masih memakai atasan dengan tangan yang agak ¾ panjangnya. Di

rumah pun begitu. Duh ini PR banget sebenarnya ingin memakai baju Muslimah yang seharusnya.

Meski sudah tidak ngetat atau terbuka, jika memakai kemeja lengan Panjang pun kadangkala masih

kugulung sedikit ☹. Semacam kebiasaan sepertinya. Doakan kusegera meninggalkan kebiasaan ini ya

mantemans. Dan kulitku sepertinya jenis kulit yang terkena matahari sedikit saja langsung gelap.

Nah kebiasaan itulah yang membuat lenganku kulitnya belang. Tidak terlalu mengganggu memang,

tapi tentu saja alangkah lebih baik jika tidak belang donk yaaa. Nggak enak dilihat suami akhh, masa

kulit istrinya belang *Lol. Kebiasaan diam dirumah saja, diruangan ber AC juga membuat kulit kering

dan tidak segar loh ternyata.



Nah ceritanya karena hobi jalan-jalan di linimasa, kok aku penasaran sama produk Scarlett

Whitening. Salah satu local brand yang sudah berdiri sejak tahun 2017. Scarlett juga sudah terdaftar

di BPOM dan bebas dari uji hewan. Dari hasil googlingku, Scarlett Whitening menghadirkan

beberapa jenis produk, dari body care, hair care, sampai face care seperti serum jerawat dan serum

pencerah wajah. Aku penasaran semua produknya sih, tapi aku memutuskan untuk coba Body care

nya dulu untuk mengawali perkenalanku dengan Scarlett Whitening.

25/03/2021

Diary Irmasenja


Pengalaman sakit kemarin yg lumayan menyakitkan dan bikin drop jiwa raga. Membuat aku mulai bebenah lagi apa yang di makan. Apa yang dipikirin, apa yang dijalani.... 

Kemarin-kemarin sih ada yang tanya sakit apa ?, udah gak mau jawab. Tapi hari ini, meski malam ini mendadak nyeri lagi bagian abdomen.  Udah lebih santuy ( tetep ga usah nanya yak) hahaha.  Malah keingetan beberapa percakapan ringan saat di RS. Diingat sekarang sih kok ... jadi mikir. Maklumilah yaa kalo ada pasien dgn tatapan lesu, muka pucat, nada bicara tenang, tapi kalimatnya dingin menghujam 😆😆😷

Dari sekian proses dan tindakan medis yng dijalani kurang lebih 3 sampai 4 minggu kemarin. Tidak bisa dihindari, ya salah satunya kolonoskopi lagi.

Suster :  Sebelumnya sudah pernah kolonoskopi Bu ? 

Me : Sudah sus, ini yang ke 12 kali

Suster : *natap trus senyum, trus terdiam* 😅

.

Dokter anastesi : Halo Bu, sudah dipasang alat infusnya ya. Oh iya sebelumnya sudah pernah di bius ? 

Me : Dua kali operasi besar, satu kali operasi polipektomi,... dan sekarang... jadi berapa kali tuh dok ? 

Dokter : Jadi udah biasa sama jarum suntik ya...

Me : 10 seri khemotherapy, yg di suntik sampai di minum. Di tusuk di tangan, kaki sampai nyaris kepala. Sudah harus terbiasa ya dok ?

.

Aku mengingat-ingat, apa yang aku rasakan ketika menjawab pertanyaan mereka yang mungkin mencoba menenangkanku, membuatku nyaman. Aku malah menjawab dengan dingin. Duhhh,... maaf ya sust, dok... 😷

Iyaa, aku berputus asa saat itu. Mungkin aku lelah, aku takut, aku marah. Aku lampiaskan perasaanku pada sekitar. Berdoa menenangkanku, tapi lupa ... bawaan judes suka keluar tanpa disadari 😅

Hari ini, meski banyak PR terkait kesehatan. Aku baik-baik saja ... 

Saat menuliskan ini, bantal kompres listrik terpasang manja di atas perutku. Tapi muka cengengesan kekenyangan habis minum juice dan di buatin camilan ala korea sama kaka Tazkia 🥰.

Allhamdulillah... 

#diaryirmasenja #maret2021 



20/10/2020

7 Hadiah yang Dapat Kamu Berikan untuk Pacarmu

Momen seperti hari ulang tahun atau Valentine sangat tepat untuk memberikan sesuatu kepada gadis/kekasih yang kamu cintai. Tetapi, menemukan hadiah yang unik untuk orang yang kita sukai bisa menjadi hal yang rumit. Jangan khawatir, yakin saja bahwa kamu tahu apa yang disukai pasanganmu.

Kamu tentu ingin memberikan sesuatu yang unik. Dan yang kamu butuhkan hanyalah sedikit inspirasi dan beberapa pilihan bagus untuk diambil salah satunya. Beberapa hadiah berikut ini mungkin tidak biasa, tetapi bisa menunjukkan besarnya perhatian kamu kepadanya.



1.    Blender

Dengan memberikan blender sebagai hadiah, kamu bisa mengajak pacarmu untuk menjadi lebih peduli tentang apa yang dia konsumsi agar bisa mendapatkan tubuh yang sehat. Blender menawarkan cara berbeda bagi tubuh untuk mencerna nutrisi sehat dan enzim, di samping segarnya buah di hari yang panas.

Blender mampu mempertahankan serat yang terkandung dalam buah-buahan dan sayuran. Karena itu, blender juga menjadi hadiah yang cocok jika pacar kamu sangat peduli dengan bobot tubuh yang ideal. Kamu bisa memilih di antara pilihan jenis blender yang dirasa paling cocok: blender berdiri, blender pribadi, atau blender tangan. Artikel ini mungkin bisa membantumu dengan beberapa rekomendasi blender yang bagus.

Pacarmu bisa memilih dan menggabungkan buah-buahan atau sayuran segar untuk mendapatkan smoothie favoritnya. Kini, dia bisa membuat minuman kaya gizi setiap hari, dan dia pasti santa berterima kasih.

27/09/2020

Surat Kecil Untukmu



Ini surat kecilku untukmu,
Semoga terbang dan terbaca mega-mega sampai padamu. Aku tidak sedang menunggu, tidak juga menuntut waktu berputar ulang, aku sudah berdamai dengan rindu.

Waktu selalu pandai membungkus cerita menjadi masa lalu. Melipat kenangan menjadi arsip memori yang tersimpan rapi dibelakang. Betapa banyak cerita yang terjadi, persahabatan, tawa riang, diskusi panjang kita, amarah, air mata. Semua hal manusiawi yang lazimnya terjadi..

Aku tersipu hari ini, tentangmu diterbangkan angin hadir diingatanku.
Entah dimana kulipat dan kusembunyikan dulu. Kini begitu saja hadir membawaku berjalan-jalan ke hari kemarin itu. 

Hatiku biru, tidak pernah menjadi biasa jika itu tentangmu. Bagaimana bisa, kamu adalah hari-hari berwarnaku merah, jingga, kelabu bahkan biru. Ini hanya tentang mengenang, sesaat langkahku terhenti pada zona bernama kamu. Sejenak saja,…tidak lama hanya ingin menoleh pada jejak yang kau beri. Mungkin berterima kasih pada setiap lingkar hidupmu dan aku.