Pages

Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

16/02/2014

Menghalau Galau dengan Sedona Method


Dok. Pribadi

Masih ingat postingan saya sebelumnya ? saat saya merasa galau, kehilangan kontrol diri saya, dan mendadak dunia saya seperti zona abu-abu. Sedih gak jelas, tentu saja setiap hal pasti ada ujung pangkalnya. Gak usah bahas apa sebabnya kali ya yang menyebabkan saya mendadak melted melulu :D. Nah seharian kemarin itu ternyata perasaan gak nyaman itu juga dirasakan oleh tiga orang sahabat saya, dan mereka kompak curhat via bbm. Mereka gak kenal satu sama lain tapi kok ya bisa curhatnya memilih ke satu orang dan itu saya yang kebetulan sebenarnya lagi galau juga. Ini mungkin yang disebut resonansi ya pak guru ?? * colek sahabat saya Pak Adam Nova.

Perasaan-perasaan seperti ini jika dibiarkan tentu saja gak baik untuk kesehatan jiwa dan kehidupan kita sehari-hari. Semua hal bikin senewen, hujan, teman, lagu, parkiran, semuanya bikin perasaan meleleh kaya mentega yang dipanaskan.

Akhirnya saya ingat komunikasi saya dengan salah satu sahabat saya yang curhat dengan kegalauannya tapi masih ingat untuk tidak membiarkan perasaan dan energi negatif menguasainya, itulah kerennya dirimu solmet :d. Akhirnya saya aplikasikan salah satu ilmu yang saya dapatkan di seminar RLP ( Adam Nova ) beberapa hari lalu. Yaitu tentang memenej perasaan, gimana sih supaya galau, masalah, sakit hati gak bikin kita kehilangan makna kebahagiaan dalam hidup ini.

12/09/2013

Rekan seperjuangan


Beberapa saat yang lalu,...

Beberapa hari yang lalu, salah satu sahabat wanita saya menyapa di bbm. Singkat cerita kami janjian untuk bertemu sekalian menjenguk suami salah satu teman kami yang sedang di rawat di salah satu RS di Bekasi. Saat melihatnya pertama kali, saya tahu kalau teteh yang baik hati ini perasaanya sedang tidak begitu nyaman. Wajahnya sedikit pucat, matanya sembab dan kelelahan terbayang jelas di wajahnya yang ramah.

Akhirnya sepanjang jalan lalu disambung makan siang bareng, dia bercerita. Sudah lama saya tahu kalau ibu tercinta dari sahabat saya ini sedang sakit, beliau sedang berjuang melawan kanker payudara yang sudah bermetastasis ke paru-parunya. Astagfirullah....

Meski teteh menceritakannya dengan tampak ringan, saya tahu pasti dan matanya yang sembab menjadi bukti bahwa dia sangat terpukul dan khawatir. Kelelahan jiwa dan raga, bukan hanya emosi yang terkuras, ketakutan akan kehilangan,bahkan finansial yang tidak sedikit untuk terus mengupayakan kesembuhan bagi ibu tercinta. Posisinya saat ini jelas tidak mudah, bahkan bagi keluarga pasien penyakit ini mengubah banyak hal. Jika seorang pasien berjuang melawan sakit dan emosi, kesedihan yang tidak kurang juga menyertai para pendukung atau keluarga pasien.

Dibalik ketabahan seorang pasien ada pasukan lain yang berperan besar bagi kesembuhannya, yaitu keluarga dan orang-orang yang menyayanginya. Ada beberapa tips yang ingin saya bagi sebagai seorang penyintas untuk mereka yang sedang mendampingi orang-orang terkasih, kerabat atau sahabat yang sedang berjuang melawan Kanker.

04/06/2013

Berbahagialah !




Ada yang harus terus kita upayakan bukan kita cari, yang harus terus kita pelajari selain menjalani hidup itu sendiri. Yaitu belajarlah untuk terus berbahagia di dalam diri kita.

Jangan berharap kita mendapatkan semua hal yang kita inginkan dalam hidup ini, pasangan yang terbaik, kesehatan paripurna, rejeki melimpah, orang-orang yang slalu baik disekitar, popularitas, anak-anak yang membanggakan, kesempurnaan fisik dan lain-lain. Kita tidak akan bisa memilih seseorang untuk terus bersama kita, atau memilih pekerjaan dan nasib baik sesuai yang kita inginkan.
Karena kesempurnaan hanya ada pada kisah-kisah dongeng. 

Karena tanpa masalah, perjalanan kehidupan akan sangat membosankan, tanpa ujian kita tidak akan naik kelas, tanpa sakit kita tidak akan mensyukuri nikmat sehat, tanpa perpisahan kita  akan mengabaikan 
indahnya pertemuan, bahkan tanpa derita dan kesedihan jiwa kita tidak akan belajar banyak hal.

Teori selalu mudah, kata-kata motivasi selalu terlihat ringan untuk dilakukan, tapi nyatanya segala hal selalu butuh usaha dan perjuangan. Selain ikhtiar, berdoa, dan dipaksa menjalani setiap skenario yang sudah diberikan, teruslah memacu dan belajar untuk berbahagia. 
Karena seperti juga impian, kebahagiaan sejatinya harus terus diupayakan.

Teruslah mengingatkan diri bahwa kesedihan, kesakitan dan penderitaan
 tergantung dimana kita memandang. Jika kita bisa menyamankan hati, menerima dan tetap bersyukur,
bahagia masih bisa kita rasakan meski dalam keterbatasan dan rasa sakit.

Hati itu mudah bolak balik, kemarin suasana hati saya tidak menentu. Kehilangan, sedih dan sakit.
Saya tahu bahwa saya hanya bisa mengandalkan jiwa saya sendiri untuk merenovasi apapun yang ada di dalam diri maupun hati saya. Dan itu saya lakukan,...Jika saya memiliki banyak alasan untuk menangis.
Saya yakin, Tuhan juga memberikan saya banyak alasan untuk tersenyum. 

Saya pacu dan ' pecut ' diri saya sendiri untuk terus belajar berbahagia.... 
berbahagia di segala kondisi dan situasi. 
Jika kemarin dan dulu saya mencari kebahagiaan ditempat yang jauh, maka hari ini dan selanjutnya saya akan menemukan dan menciptakan kebahagiaan dikaki saya sendiri. 

Insyaallah ya Rabb,....

~ Irma Senja ~