Pages

Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

30/07/2017

Andai Bantal Ibu Hamil Sudah Ada

Assallamuallaikum, sahabat bloggers …
Aktifitas sudah berjalan normal kembali ya ? libur lebaran dan libur anak sekolah sudah lama usai. Yang ngantor dan sekolah, sudah kembali bersibuk ria. Saya masih leyeh-leyeh dan istirahat di rumah sih, kemarin sempat kecapean sepulang mudik.
“ NGAPAIN Bu ?? “
Nonton drakor, baca buku ( komik ), atau explore Instagram #Lol. Bukan asyik ngintipin  akun gossip semacam lambeturr dan lainnya ya, tapi ngintipin akun para baby lucu atau selebritis yang punya bayi. Suka deh liat ig story akun seleb yang punya bayi. Kenapakah mahluk Tuhan yang bernama bayi dan balita itu mudah sekali membuat jatuh cinta yaaa ???. Kan membuat naluri keibuan saya terpanggil lagi. Jadi gemas sendiri dan pingin punya bayi lagi #eh.

12/04/2017

Membangun Mimpi Bersama CIMB Niaga



Hai Bloggers,...

Apa kabar ?? semoga teman-teman semua selalu sehat dan berkelimpahan ya, amiin. Mendoakan yang baik, supaya kebaikan yang sama kembali pada saya :)

Jadi ceritanya kemarin kegiatan saya lumayan padat nih, dan suami juga pulang larut jadi kami baru bisa ngobrol-ngobrol justru tadi pagi. Setelah saya antar anak kesekolah, Hubby sengaja berangkat ke kantor lebih siang dan kita sarapan bareng di rumah. Obrolan random pastinya kalau di meja makan donk ya, dari Hubby yang tanya tentang aktifitas saya seharian kemarin, bagaimana sekolah anak-anak sampai saya yang bertanya tentang pekerjaannya dikantor dan membahas tentang rencana kami. Begitulah obrolan suami istri, kalau nggak soal anak-anak ya urusan seputar urusan rumah atau rencana-rencana kami kedepannya. Iya, belakangan obrolan kami lebih banyak membahas rencana & impian kami khususnya untuk kepentingan anak-anak.

Apa saja impian kami dan pada siapa kami mempercayakan impian ini selain pada Tuhan Yang Maha Pengasih... ? ini curhat saya, jangan bosen ya saya kok curhat mulu ya :D

08/03/2016

Sarapan Bersama Keluarga Amunisi Jiwa Dan Raga Untuk Menjalani Hari


" Kebersamaan keluarga adalah sumber kekuatan anggotanya.
Di tengah kehidupan kota besar yang sangat sibuk, pagi hari dapat di jadikan opsi moment kebersamaan. Sarapan dapat dimanfaatkan sebagai 'our time' untuk saling mengupdate kegiatan dan menjadi salah satu 'ritual' rutin yang bisa meningkatkan psychological-wellbeing setiap anggota keluarga. Orang tua dapat memastikan kualitas dan kuantitas sarapan yang disediakan dan dikonsumsi, sambil berbincang dengan anak-anak tentang kesehariannya. Bagi orang tua, momen kebersamaan bersama anak juga menjadi penyemangat menjalani tantangan pekerjaan. Momen sarapan bersama menjadi semangat keluarga untuk menjalani harinya " 

 Milk toast #sarapansempurna bersama susu Frisian Flag

Setuju banget sama pendapat Mba Roslina Verauli ( psikolog keluarga ) di atas. Kebetulan kebiasaan sarapan pagi sudah saya lakukan sejak masih anak-anak dulu. Mama dan papa saya keduanya bekerja, kebiasaan bangun pagi dan beraktifitas sejak pagi sudah menjadi kebiasaan yang saya bawa sampai saat ini setelah menikah dan memiliki anak. Kesibukan suami yang sangat tinggi, begitu juga dengan kedua anak kami yang sudah beranjak remaja ( kelas 1 SMA dan kelas 6 SD ) dengan jadwal sekolah full day, membuat waktu kebersamaan bersama keluarga begitu mahal. Itu sebabnya, berkumpul saat sarapan pagi menjadi salah satu cara untuk bertemu dan bercengkrama bersama setiap hari. Karena kesempatan berkumpul biasanya hanya terjadi saat weekend. Meskipun saat weekday, sarapan pagi waktunya tidak terlalu panjang seperti saat sarapan bersama di weekend. Menurut saya itu sudah cukup dari pada tidak sama sekali, untuk menjaga stamina beraktifitas sepanjang hari maupun 'vitamin' bagi jiwa anak-anak maupun orang tuanya menjalani hari.

14/10/2015

Pernikahan Elva dan Anjar



10 Oktober 2015 lalu menjadi hari bersejarah untuk ponakan saya, Elva Devani Arumty putri pertama dari kakaknya hubby di kota Tangerang sanah. Sangat di sayangkan, hari istimewa teteh nya kali ini justru bersamaan dengan jadwal UTS kaka Tazkia. Akhirnya kaka Tazkia gak bisa ikutan menghadiri pesta pernikahan sepupunya. Dan ibunya juga bete karena Dress yang khusus di buat untuk kaka di acara ini gak kepake deh hahahaha :D. Meski gak bisa ikut kaka punya pesan sih buat bubunnya, jangan menoorrr ya buuuuwww dandannya hahahah *_*

Ponakan saya ini menikah dengan abdi negara, seorang prajurit AD. Semoga wajah sumringah dan penuh kebahagiaan yang terpancar dari keduanya di pernikahan kemarin akan membuat pernikahan mereka selanjutnya selalu diiringi kebahagiaan. Pernikahan adalah perjalanan dan sekolah kehidupan yang membutuhkan waktu belajarnya seumur hidup. Semoga jalan yang kalian arungi senantiasa mudah dan selalu dalam lindungan Alloh senantiasa. Seperti doa yang tertulis di kartu ucapan yang saya tulis untuk mereka kemarin lalu.

15/07/2015

Oleh-oleh Lebaran Dari Dapur Sendiri

 Rendang dan semur daging untuk oleh-oleh

Packing baju udah, service mobil udah, apa lagi ya untuk persiapan mudik ?
Yess, oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Nah bagian ini juga suka agak ribet sih, maunya bawa mentahnya aja gitu alias kartu ATM jadi praktis kan ya. Tapi apa daya, kebiasaan orang tua kayanya deh ya yang kata orang sunda kalo bisa ' ulah lengoh' katanya alias jangan cuma bawa tangan kosong. Bawalah buah tangan meski hanya kue kering atau buah-buah ^_^

Sebenarnya saya gak terlalu telaten urusan ginian, dulu sih cuex aja. Saya pikir lebih praktis bawa uang saku yang banyak trus tinggal di kampung kita berusaha nyenengin keluarga di sana xixixi. Tapi gak bisa cuex gitu ternyata kalau sudah beranak pinak ya :))). Khusus untuk oleh-oleh lebaran biasanya saya beliin baju lebaran untuk mama sama papa dan keponakan yang masih kecil-kecil. Nah untuk oleh-oleh makanannya setiap mudik lebaran saya bawa masakan rendang daging selain bawa kue-kue. Iya,... saya masak rendang sebelum mudik, biasanya untuk di rumah mertua 3 kg, begitu juga untuk di rumah mama saya 3 kg. Kebetulan mama gak pernah bikin rendang saat lebaran, itu ide awalnya kenapa saya masakin rendang untuk lebaran. #anakrajin #emakrajin #terpaksarajinmalusamakakakipar :)))