Pages

26/08/2013

Nyalon di Salon Thailand atau Salon Lokal


Siapa sih yang nolak kalau kulitnya mulus dan licin kaya kulit bayi. Atau rambut dan tubuhnya secantik bintang sinetron dan model ? kayanya sih gak ada yang nolak ya. Begitulah masyarakat kita dewasa ini, tontonan televisi , film , youtube, gaya hidup, dan lain-lain yang membuat sebagian orang berfikir bahwa kecantikan ragawi adalah segalanya. Haloooo.... kecantikan fisik itu bukan segalanya.

Informasi yang semakin bebas dan terbuka, mode dan trend dari mancanegara menyerbu dan menggempur memasuki tanah air tercinta. Sampai-sampai tampilan fisik pun memiliki standar tertentu. Kadangkala ungkapan   "Jangan menilai seseorang dari tampilan fisik " pun terlupakan.
Bicara soal kecantikan pasti gak akan jauh dari salon atau rumah kecantikan. Tempat perawatan bagi tubuh dan wajah, baik untuk pria dan wanita. Nyalon adalah istilah bagi wanita atau pria ( sebagian kayanya ) yang suka menghabiskan waktunya dengan melakukan perawatan di salon. Entah sekedar potong rambut, creambath, pijat, dan segala jenis perawatan dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Dari perawatan ala Eropa, perawatan traditional Indonesia sampai yang sedang trend saat ini adalah salon Thailand.  Ngomong-ngomong soal Thailand kok jadi ingat catatan perjalanannya mba Venus di buku The DestinASEAN yang saya baca semalam yang membahas pijat ala Thailand itu ya. Tentang sensasi enaknya dan kraaakkkk...kraakkkk...kraaakkkk...efek dahsyat pijatan di sebuah salon di Thailand yang membuatnya ketagihan.


Gimana kalau salon-salon lokal langganan kita  yang dekat dari rumah  itu tiba-tiba digantikan dengan salon-salon bersertifikat international seperti salon Thailand ?. Dengan tempat yang lebih menarik, pelayanan yang lebih baik, apalagi ditambah harga yang terjangkau. Belum lagi macam-macam perawatan unik ala Thailand, seperti pijat Thai, perawatan wajah alami ala Thai  atau pernah dengar nggak cantik alami ala Thailand yang ini ?. Mengencangkan kulit dan  mengecilkan pori-pori wajah,  meremajakan kulit dan menyamarkan kerutan tanpa operasi atau bahan kimia hanya dengan tehnik tamparan dan cubitan. Hah ? serius... itu yang saya baca dari web kecantikan terpercaya.  Agak mikir sih kalau tehniknya harus di cubit dan ditampar gitu ya. tapi tanpa bahan kimia dan operasi, terbukti hanya dengan teknik tampar dan cubit ??? hemmm... sanggup menahan sakit dicubit dan ditampar demi kulit mulus??

Tapi perawatan unik itu bisa jadi belum berani kali ya ke Indonesia, eh tapi siapa tahu dengan semakin terbukanya pasar ekonomi khususnya di ASEAN, apapun bisa saja hadir disini. 

Dengan berbagai tawaran menarik dan berbeda, bisa jadi salon lokal akan kehilangan pelanggannya. Belum lagi kalau salon lokal hanya menawarkan pelayanan sekedarnya yang kadangkala lupa pakai senyum dan perawatan ' biasa' maka selesailah sudah.  Siapa yang nggak mau kalau kulit dan wajahnya jadi sebening Natasha Nauljam, Kim So Yeon  atau Jeon Ji hyun artis-artis berwajah cantik dari Thailand. Ini salon neng, bukan mau bedah plastik  -__-

Credit

Tapi apabila pengusaha salon-salon lokal ingin tetap menjadi tuan di negrinya sendiri, tentu saja harus berani bersaing, menambah kreatifitas dengan terus  berinovasi mencari perawatan terbaik, inovasi tempat yang juga nyaman dan terus meningkatkan pelayanan terhadap konsumen ( ini penting ). Maka saya yakin kalau salon-salon lokal akan tetap dan terus menjadi salon pilihan terbaik para pelanggan. Bahkan jika salon lokal menguasai konsumen di negri sendiri, memiliki reputasi dan brand yang baik, SDM yang profesional dan loyal terhadap mutu produk bisa jadi bahkan mampu mencapai pasar di luar negri khususnya ASEAN.

Jadi kalau ada salon Thailand yang  menawarkan perawatan terbaik dengan sertifikat International apalagi jika terjangkau dan hadir di perumahan, saya mungkin gak akan tahan untuk tidak mencobanya.
Yang baru dan berbeda kadang bikin penasaran, dan melek dengan produk luar memang gak ada salahnya. Tapi masa sih gak lebih cinta dengan produk sendiri ? masa sih gak ingin produk dalam negri menjadi tuannya di negri sendiri ?  Yuk tetap membuka diri terhadap perubahan dan jangan takut bersaing. Kita harus mampu meningkatkan daya saing. Rubah mind set dan keluar dari zona nyaman untuk bersaing dimata dunia khususnya ASEAN.

Tulisan ini diikutsertakan dalam : #10daysforASEAN


19/08/2013

Libur Tlah Usai


" Libur tlah usai, libur tlah usai hore..hore..hore... "
Mungkin lirik lagunya Tasya kalau boleh aku ubah, akan aku ubah liriknya seperti kalimat diatas. 
Iya, bukan hanya liburan yang disambut dengan suka cita tapi liburan usai dan kembali ke aktifitas dan kesibukan pun harus kita sambut dengan suka cita dan semangat.

Jika liburan memberi kita waktu untuk bersantai dan bersenang-senang, untuk memanjakan diri dengan traveling atau menikmati waktu bersantai dan berkumpul dengan keluarga dan kerabat. Otomatis energi dan semangat kita setelah liburan sudah berlipat ganda donk ? ibarat batrey yang sudah di charger full.
Jadi gak ada kamusnya setelah liburan justru males kembali beraktifitas, yang biasanya bisa bangun siang sekarang pagi-pagi udah ngedumel ajah karena terbayang macet, dan tumpukan pekerjaan yang akan hadir didepan mata. Tugas-tugas para emak yang juga sudah menanti, dari menyiapkan segala tetek bengek keperluan yang sekolah dan kekantor, sampai antar jemput krucils hingga memasak. 

Membayangkan liburan yang menyenangkan dan hiruk pikuknya aktifitas harian kita, tentu saja akan membuat kita sesaat menghela nafas ya mak. Tapi tak ada pesta yang tidak usai, liburan hanya jeda untuk kita bukan akhir sebuah perjalanan. Iya sih aku juga pagi ini terbangun dengan kaget karena seolah diingatkan jadwal jemputan pagi si kakak dan sarapan hubby dan krucils. 
Tapi jika semua dikembalikan pada ikhlas dan bernilai ibadah , insyaallah semua terasa ringan. 

Jadi, yuk tetap semangat menyambut hari-hari baru pasca liburan sekolah, lebaran dan tahun ajaran baru untuk para buah hati. Selamat menyambut kesibukan dan keruwetan meeting pekerjaan kita atau pasangan, ketegangan saat anak-anak ujian atau keruwetan dipagi hari. Berfikir positif dan tetap berbahagia dengan diri sendiri itu penting. Tidak mungkin kita bisa membahagiakan orang lain, jika kita tidak bahagia dengan diri kita sendiri. Bukankah ibu,emak,bunda adalah anugerah... jadi yuk berbahagia agar mereka juga bahagia.

Seperti pagi ini mak,... setelah berjibaku dipagi tadi dengan keperluan anak-anak dan hubby, saat ini dengan secangkir teh hijau dan musik plus tuts keyboard yang mengabadikan catatan-catatan hatiku. Nikmat mana yang harus kudustakan... selalu ada bonus manis dari Sang pencipta di setiap perjalanan hidup kita.

" Lupakan rasa sedih kemarin dan rasa sakit semalam, hari baru adalah harapan yang baru. Bukankah hidup hanya perjalanan, yang disetiap sisinya akan ada kerikil dan duri. Jika rasa hanya label maka buat label disetiap situasi dengan tetap bersyukur dan bersabar " 


 
 

07/07/2013

Rindu Ramadhan


Hati mulai berdebar ya,... perasaan kerinduan pada bulan yang suci akan segera terobati. Pagi ini saya mendadak merasakan debar yang berbeda pada kerinduan bulan ramadhan setelah ngobrol dengan mama tercinta via telfon.

" Mah, insyaallah lusa sudah ramadhan.Maaf lahir bathin ya ..." ucapku haru, terbayang kesalahan-kesalahan pada mama tercinta yang kadang tak sengaja aku lakukan.

" Iya, sayang... sama-sama. Bulan ramadhan itu slalu special buat Mama, selain kesuciannya dulu Neng dilahirkan dibulan ramadhan, dihari dan tanggal yang cantik. Tanggal 8 bulan 8 tahun 80 di tiga hari menjelang Idul Fitri pada hari Jumat. Doa-doa kami saat itu terjawab saat melihat Neng dilahirkan. Dan tahun ini, pada tanggalan Insyaallah Idul fitri akan jatuh pada hari kelahiranmu Nak " Ucap Mama hingga membuatku semakin haru.

Ya Allah,... Entah apa yang terbuncah di dadaku saat ini, kerinduan pada Ramadhan... kerinduan pada Mamaku, atau keharuan karena sekali lagi ulang tahunku pada RamadhanMu yang suci.
Tentang Ramadhan yang lalu, sungguh jika aku dipertemukan kembali padanya... semoga ada peningkatan dalam ibadah dan penghambaanku kepadaMU. Tentang rasa syukur karena melewati beberapa kali ramadhan dalam perawatan RS yang panjang, dulu sempat ada kekhawatiran setiap jelang Ramadhan karena 3 kali ramadhan berturut-turut aku harus berada dalam perawatan di RS.
Air mata yang mengalir setiap adzan tanda berbuka atau jelang sahur, ketika orang lain berlomba untuk berpuasa aku diam-diam menyantap makanan saring di RS dan dalam perawatan panjang.

Image From Here

Sesaat pembicaraanku dengan Mama menggiringku pada Ramadhan penuh pengharapan ditahun-tahun yang lalu. Ijinkan bertemu ramadhan di tahun ini Ya Allah.


Jika Engkau mempertemukanku kembali dengan RamadhanMu ya Allah
Berilah kekuatan dan kesabaran menjalaninya sebaik yang Engkau
perintahkan.
Seteduh langit-langit Mu saat malam hening bersama tahajud,
seringan matahari Mu yang bersinar menyambut pagi bersama Dhuha
dan Tadarus.
Tundukan hati dan pandanganku seperti bumi dan semesta yang menunduk
pada Malam Lailatul Qadar .
Ya Allah, aku mahluk Mu yang penuh alfa mohon berikan kekuatan
menjalani setiap ketetapan dan takdir Mu
Bimbing aku karena aku akan tersesat pada hiruk pikuk dunia
tanpa pengawasan dan ampunan Mu.
Pertemukan kami pada Ramadhan Mu, ya Allah...
Amin.

 


Pola makan Sehat tanpa Nasi

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu itu saya diundang dari yayasan kesehatan perusahaan tempat suami saya bekerja ke acara seminar tentang Makanan Sehat. Wah saya bersemangat donk untuk datang ke acara tersebut, sayangnya semangat saya gak berbanding lurus dengan keriwehan di rumah. Karena anak-anak sedang libur jadi sebelum meninggalkan mereka di rumah, saya harus menyiapkan semua keperluan mereka, memastikan mereka sudah mandi dan makan saat saya berangkat.
Jadilah saya terlambat datang ke acaranya, huuuuu.....

Benar saja, acara sudah dimulai saat saya datang karena saya telat hampir 1 jam dari jadwal diundangan. Bertempat di Rumah makan Wulan sari Bekasi, undangan hampir memenuhi semua ruangan yang bertempat dilantai dua rumah makan tersebut. Saya ingat, saya juga pernah datang ke tempat ini saat silaturahmi komunitas beblog dengan Lintas me.

Saat itu Dokter Yakes Perusahaan sedang presentasi mengenai jenis-jenis makanan yang baik dan tidak. Mereka menyerahkan semua keputusan pada pilihan yang kita buat sebagai individu. PIhak Yakes hanya memberikan arahan dan penerangan tentang jenis makanan-makanan yang baik, juga yang tidak baik. Selanjutnya keputusan ada ditangan setiap kita, tentu saja karena kita yang akan mengambil manfaat dari kebaikan makanan tersebut atau menerima dampak negatifnya.

Saya mulai sadar saat bahasan makanan sehat ini lebih mengarah pada penyakit-penyakit ' orang tua ' seperti diabetes, serangan jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol, dll. Gak heran karena ternyata saya peserta paling muda di sana, kebanyakan mereka adalah pensiunan karyawan berserta istri atau suaminya.
Saya sempet cekikikan sendiri, dan merasa akh...saya kan masih muda, dan saya pikir saya baik-baik saja.
Tapi ternyata setelah saya ikuti presentasi pola makanan ini bisa diterapkan pada siapa saja, bahkan pada orang sehat, apalagi bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, jantung, kolesterol, dan dalam pengobatan kanker atau obesitas. Untuk kondisi riwayat medis dan prognosis kesehatan saya, menurut dokter ternyata sangat dianjurkan.

Jadi pola makan seperti apakah yang sudah mulai saya terapkan tiga hari ini hasil seminar makanan sehat tersebut ? ternyata cuma mengganti asupan karbohidrat dari nasi atau roti ke sepiring besar raw food/ sayuran mentah. Ada tiga macam sayuran yang dimasukan dalam menu dan aman bahkan untuk penderita kolesterol atau asam urat. Selada/ letuce, mentimun dan tomat, bisa juga dengan semangkuk brokoli yang direbus sekian detik. Lauknya biasa, seperti ikan, ayam, telur, tempe atau tahu. Hanya saja nasi nya kita ganti dengan setumpuk raw food.



Kenyang gak sih makan seperti itu ? kenyaaang bangettt.... kenapa ? iyalah dengan 200 gram selada/ letuce, 1-2 buah tomat buah, dan 1-2 buah mentimun. Awalnya saya juga susah payah menghabiskan setumpuk sayuran mentah itu. Saya mensiasatinya dengan sambal terasi, menurut dokter itu tidak masalah. Dan ternyata kenyang banget, saya makan setumpuk sayuran itu dan tempe 1 potong ditambah ayam bakar 2 potong kecil. Nikmat juga loh,...kok kaya lalapan ya ? heuuuu....kalo lalapan tapi gak sebanyak ini. Ini bukan lalapan tapi menu pokoknya, yang menggantikan nasi *_*. Dan ternyata kandungan karbohidrat sudah kita dapat. Menurut dokter, semakin bertambah dewasa, kita tidak lagi membutuhkan asupan nasi sebagai bahan makanan loh. Bahkan kondisi-kondisi tertentu seperti diabetes, nasi sudah harus dihindari.

Lemes gak cuma makan itu aja ? saya termasuk agak sensi soal abdomen dan makanan, dan ternyata saya gak merasakan lemes atau keleyengan karena kurang makanan. Untuk program diet juga bagus bagi yang ingin menurunkan berat badan. Sesuatu yang katanya menyehatkan gak ada salahnya di coba dan itu yang sedang saya lakukan. Alasannya tentu saja untuk kesehatan , kalau efeknya jadi langsing ya anggap aja itu bonusnya ;)


Makan dengan menu seimbang seperti ikan, daging, tempe, telur, dll tapi jumlah sayur dan buah ditambah dan nasi dihilangkan. Tiga hari ini aman dan nyaman tanpa nasi sepertinya, semoga abdomen saya cocok ya dengan pola ini. Ada yang mau coba ??

29/06/2013

Max Factor : Make up For Make up Artist


Lewat pesan di FB saya dapet undangan dari Mak Gaoel Winda Krisnadefa untuk ikutan Beauty Class nya Max Factor. Beautyyy classs....??? mauuuuu :D
Kalau ngomongin dandan, product make up, apalagi beauty class yang jelas bisa bikin kita tambah pinter  siapa yang mau nolak. Meski saya lebih suka tampil natural tapi diajarin dandan sama make up artist dengan product yang keren huuuuu...mau bangettt.

Seperti biasa kalau ada undangan acara di seputaran Jakarta, tempat janjian kentjan kita di ya Besqi. Agak ngaret sedikit dari waktu yang disepakati karena si Mpok cuti. Alhasil setelah berjibaku dengan keperluan anak-anak saya meluncur ke Besqi menemui makpon Mira Sahid yang sudah menunggu dengan manis di sana. Meluncurlah kitah ke kantor Max Factor di daerah Kuningan Jakarta.

Sampai disana, ternyata tim dari Max Factor sudah siap loh. Dan saya langsung dibuat takjub dengan beraneka macam make up yang sudah tertata. Kaya anak kecil dapet mainan, meski belum tahu dan belum familiar dengan product ini tapi tampilan dari product Max Factor memang keren banget.




Setelah dipersilahkan untuk coffee break, eh gak pake kopi sih... nyemil-nyemil aneka kue maka beauty class pun dimulai. Dibuka dengan Mba Ade yang memberikan presentasi apa sih Max Factor ini ? siapa sosok dibalik make up dunia ini, dan keunggulannya apa saja dari Max Factor ini.
Brand ini milik perusahaan Max Factor & Company. Max Factor & Company didirikan pada tahun 1909 oleh Maximilian factorowicz. Nama brand Max Factor diambil dari nama penemunya. Maximilian Factorowicz adalah seorang ahli kosmetik asal Polandia.


Maximilian alias Max factor terkenal sebagai ahli dalam make up artist. Ia seorang yang jenius, yang menciptakan banyak inovasi dalam bidang kosmetik. Max juga mendandani artis-artis dunia saat itu, menjadi kosmetik pertama untuk TV production dan menjadi kosmetik pertama juga yang menerima Accademy Award untuk kontribusinya didunia perfilman . Max Factor menjadi brand kosmetik ternama, brand ini menawarkan kosmetik inovatif dan namanya sukses di seluruh dunia. Beberapa product Max Factor antara lain, Max Factor 2000 Calorie Mascara, Max Factor Pan stik Ultra Creamy makeup, dan Max Factor Cosmetic Sponge. Gaya kosmetik glamor dari Max Factor kini hadir di seluruh dunia, membuat trend gaya bermake up dengan tagline keren " Make up for make up Artist " siapa pun bisa menjadi make up artis dan berdandan secantik artis. Wewww,.... kereennn yaa ^^.

Dan, akhirnya setelah mba Ade selesai dengan presentasinya. Mba cantik yang ramah ini memperkenalkan Profesional Make up artist yang akan ngajarin emak-emak ( ada mak Mira, Mak Winda, mak Oline dan Mak Irma Senja dari KEB ) ini berdandan.


Fey Firmansyah seorang make up artis profesional, tangan canggihnya sudah mendandani banyak artis dan selebritis di Indonesia. Step by step Fey memandu kami berdandan, memberikan tips dan trik bagaimana berdandan dengan benar. Menurutnya bermake up tidak harus mengubah tampilan wajah kita menjadi berbeda, tetapi membantu kita tampil lebih cantik dengan menonjolkan kelebihan yang kita miliki dan membantu menutupi atau menyamarkan kekurangan pada wajah kita. Seperti kelopak mataku yang susah bener didandanin, Fey memberikan tips nya supaya tampilan mataku yang sipit gak jelas dan belo juga gak jelas ini bisa terlihat lebih cantik. Fey juga memberikan tips bagaimana supaya pipi chubbyku yang menggemaskan ini sedikit tersamarkan dengan pemakaian foundation dengan dua tone warna yang berbeda. Beberapa teman seperti mak Mira Sahid dan Mak Winda Krisnadefa juga mendapat sentuhan tangannya langsung untuk mengkoreksi alis mata mereka. Dannnn.... alis mata dua emak itu langsung cetar membahana ya mak. Beda ya kalo yang megang ahlinya :D. Untuk alis mata saya tetep keukeuh untuk tampil alami saja, hanya dirapihkan sedikit tanpa perlu pencil alis tebal atau harus dilukis.



Keasyikan kami belajar bermake up ternyata menggalahkan perut yang lapar, hohoho... sayang ya mak kalau wajah yang susah payah di make up ini belepotan sambel dan bebek goreng.
Akhirnya setelah selesai belajar make up kita foto-foto narsis, lalu makan siang bareng. Setelah makan siang, tim dari Max Factor pny kejutan untuk menilai siapa yang hasil dandanannya paling membuatnya tampil berbeda. Jihaaaaa..... Mak Winda pemenangnya, horeee.... selamat ya mak. Mak ini memang pangling banget. Setelah foto bareng dengan Fey dan seluruh tim Max Factor acara selesai dan kami pamit. Trima kasih untuk sharing ilmunya Fey, Mba Ade dan Mba Retno dan semua tim Max Factor. terima kasih untuk dua asisten Make up yang diribetin sama pertanyaan-pertanyaanku. Eh sebelum pulang kami juga dapet oleh-oleh cantik loh dari Max Factor.


Tetep gaya natural tapi bermake up ^^



Daaannn.... karena beauty class inih mampu mengubah cintaku dari make up lama yang sebenanya udh keren ke Max Factor yang lebih keren. Alhasil kemarin habis coping ke outlet Max Factor terdekat untuk melengkapi koleksi make upku. yeeeee..... ^_^
Thank you Max Factor....


25/06/2013

Cerita cinta si moody dan mister flat


Ini perjalanan yang sudah cukup panjang, setidaknya tahun ini jika ada sebuah perayaan akan ada lilin angka empat belas yang akan menyala. Ya, empat belas tahun menjalani hidup bersama bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan yang tidak selalu mudah, begitu banyak kerikil- kerikil tajam, tikungan bahkan jalan curam yang kami jalani, tapi juga banyak moment manis yang tercipta. Sesaat sebelum menulis ini, aku bahkan terkejut sendiri menyadari perjalanan kami sudah sampai di angka ini.


Hanya 5 bulan sejak kami dikenalkan dan dipertemukan, lalu menjalani kedekatan selama lima bulan itu dengan long distance. Aku di kota kuningan Cirebon Jawa barat dan suamiku yang saat itu bekerja dan tinggal di kota Jakarta. Singkat cerita kami menikah, dan aku langsung di ajak hijrah ke kota Bekasi dua hari setelah pernikahan.

Bayangan pernikahan dan pengantin baru yang indah langsung sirna saat itu, menyadari banyak hal yang ternyata diluar dugaan kami. Ternyata kami tidak saling mengenal dengan begitu baik, perbedaan usia yang cukup jauh lebih dari sepuluh tahun, selera dan kesukaan yang berbeda, dan banyak hal yang membuat komunikasi kami menjadi agak rumit. Saat itu pernikahan nyaris seperti kotak es yang hambar dan dingin bagiku.

Tuhan selalu mempunyai cara untuk mendekorasi hidup mahluk-Nya dengan begitu indah, vonis kanker yang mengetuk kehidupanku menghadirkan banyak hikmah. Salah satunya kedekatan yang terbangun antara aku dan suamiku saat menjalani musibah ini. Jarak yang kadang sulit terjembatani antara kami, perlahan semakin memendek. Aku mulai menyadari banyak hal tentang suamiku, diluar sikapnya yang pendiam dan  tidak terlalu banyak bicara. Dia adalah lelaki yang sangat bertanggung jawab dan penuh kasih, tentu dengan cara nya. Meski dia hanya akan duduk diam disamping ranjang perawatanku, tapi dia ada. Meski tanpa membisikkan kata-kata manis, dia ada untuk menggenggam tanganku saat aku sakit atau terluka. Dan itu cukup bagiku. Meski enggan terlibat dengan apa yang aku sukai, dia memberiku ruang agar aku tetap menjadi diriku sendiri.

Memory romantisme kami memang tidak begitu banyak, tapi kehidupan kami penuh warna. terlebih sejak hadirnya putri dan putra kami. Perbedaan usia dan karakter membuat hubungan kami bisa jadi tinggal sejarah jika hanya mengedepankan EGO. Berkali-kali pijakan ini goyah, ujian hubungan dan ujian kehidupan kadang membuat kami rapuh tapi sekaligus membuat kami sama-sama menjadi lebih kuat.
Dan akhirnya membuat kami belajar, kami menyadari konflik terbesar kami adalah komunikasi. Jika tidak sama-sama diam, biasanya kami akan sama-sama meledak. Maka pembelajaran dan cara memupuk kasih diantara kami adalah dengan mencari cara berkomunikasi yang membuat kami sama-sama nyaman. Dannnnn..... surat, email, sms, BBM, Whatsapp ternyata jadi cara komunikasi yang aman bagi kami saat sedang dalam masalah atau membutuhkan diskusi panjang. Tuliskan semua yang mengganjal perasaan, ungkapkan yang kita inginkan dan kirim, menulis membuat aku bisa mengeluarkan apa yang aku rasakan dan aku inginkan. Dan suamiku akan lebih mudah memahaminya, begitu juga sebaliknya. Saat konflik kami biasanya sama-sama diam, tapi nyampe kantor email panjang berbalasan untuk diskusi atau berantem :D.

Agak aneh dan gak biasa,... tapi cara ini selalu berhasil mengatasi konflik diantara kami. Jika suamimu begitu pendiam dan gak romantis apa yang harus dilakukan ? jika dia terlalu kaku, keras hati dan flat.... apa yang harus kita lakukan ? ya... ajarkan bagaimana kita ingin dicintai. Ajarkan bagaimana kita ingin diperlakukan. Ajarkan bahwa kadangkala gombal itu asyik dan bersikap lemah lembut dan mesra itu bahkan bisa melelehkan si gunung batu. Bagaimana jika memiliki istri yang jauh lebih muda dan moody, bagaimana jika memiliki istri yang misterius dan susah ditebak ( menurut suamiku ) hahaaay... ?? pengertian dan sabar ternyata jawaban dari suamiku heuheu. Jika dulu kami tidak menjalani 'pacaran' yang asyik, sekarang suamiku jadi pacarku yang penyayang. 

Aku terlalu muda untuk kamu yang dewasa,
kita serasa beda dalam segala.
Tapi sekarang, suaramu adalah nyanyian indah buatku.

Dalam pernikahan komitmen dan komunikasi adalah segalanya, kadangkala saat usia menjadi semakin tua, istri tidak cantik lagi dan suami tidak lagi rupawan. Dan kelak cinta hanya menyisakan rasa sayang, nyamannya komunikasi dan persahabatan yang akan membuat hidup kita tetap terasa manis.






21/06/2013

Kontes Review Berhadapan: Blog sarat Inspirasi milik Ayank Mira


" Neng, udah baca di blogcamp belum soal kontes blog review pakde ? pasangan ama aku aja ya ? "
Pesan di Whatsaap inilah yang akhirnya membuatku ikut dalam kontes review blog saling berhadapan yang diadakan oleh Pakdhe Cholik  dalam rangka syukuran hadirnya blogcamp yang ke-4. Kontes review blog ini sangat unik menurut ku, kenapa unik ? karena kita diharuskan mencari pasangan, bukan pasangan hidup ya ?. Setelah itu kita mereview blog dari pasangan kita begitu juga sebaliknya. Seru ya... meski aku sama sekali belum pernah mereview blog, tapi boleh donk ikut meramaikan kontes keren ini.

Siapakah blogger yang rela blognya diacak-acak olehku,... ?   


Ya, siapa yang gak familiar dengan sosok ini. Sepak terjangnya di dunia blog dan socmed memang tidak diragukan lagi. Wanita kelahiran kota kembang 32 tahun yang lalu ini biasa dipanggil Ayank Mira atau Mira Ayank atau Makpon ( Mak Founder ) sebutan untuknya mengingat Mira Ayank adalah founder dari komunitas blogger khusus wanita KEB ( Kumpulan Emak Blogger ). Hobi baca, karokeh dan ngopi ini adalah ibu beranak dua dan bersuami satu :p juga penyuka warna ungu. Senang bersilaturahmi, dan supel dalam bersosialisasi. Berpartner, berteman dan akhirnya kini bersahabat cukup dekat, Mira Ayank memang sosok yang sesungguhnya diam-diam aku kagumi. Bukan karena hobi nyirih atau pandai 'memecut' saat aku membutuhkan suntikan spirit, tapi karena sosoknya memang cerdas dan tangguh. Saat ini menjalani LDR dengan suami tercinta yang sedang bertugas di Papua justru membuatnya lebih kuat dan mampu mengepakkan sayap prestasinya lebih tinggi.

Lalu bagaimana dengan blognya ? Membuka blog Inspirasi Mama  kita boleh terkejut, karena sebagai penyuka warna ungu, rumah virtualnya sama sekali tidak mendapat sentuhan warna favoritenya. Blog bernuansa feminin dengan dominasi warna pastel ini sangat simple, tampilannya cantik meski tidak berlebihan dan tidak terlalu rame. Blog berformat blogspot ini lahir sejak tahun 2008, dengan postingan sebanyak 233, Mira Ayank adalah Blogger yang cukup aktif menulis. Pada blog ini kita juga bisa sekaligus jalan-jalan ke ruang fiksinya, blog yang khusus menyimpan tulisan-tulisan fiksi entah cerpen,puisi atau diksi. Atau ruang- ruang lainnya seperti kumpulan press cliping bahkan ruang di mana dia mengabadikan keseruan kopdar dan lifestyle.


Mira Ayank boleh berbangga karena pada mesin pencarian google, blog Inspirasi Mama tampil pada halaman pertama dan urutan pertama di mesin pencarian. Dengan Page Rank 2/10 , blog ini sangat dikenal baik oleh om Google. Coba klik Mira Ayank atau Inspirasi mama, gak akan berlama-lama untuk menemukan sosok dan blog ini di mesin pencari. Entah Karena Mira Ayank memang femes atau karena wajahnya yang manis ya hehe... ;)


Dan berdasarkan fasilitas Website speed site test blog Inspirasi Mama juga memiliki kecepatan loading yang cukup baik meski juga tidak terlalu cepat. Gak asyikkan ya kalo kita mengunjungi suatu blog tapi mau bukanya aja loadingnya lama. Mau klik judul lain aja lola, dan akhirnya gak jadi untuk baca apalagi meninggalkan komentar.


Secara keseluruhan blog ini sudah bagus, disini juga terpasang beberapa widget tapi tidak berlebihan hingga membuat blog ini penuh sesak dan sempit. Kelebihan dari blog ini adalah sesuai dengan namanya Inspirasi Mama, Mira Ayank memiliki kekuatan dalam hal menulis kisah atau artikel yang menginspirasi. Menciptakan tulisan yang menghadirkan energi untuk terus berbenah diri dan berbagi. Seperti pada artikel-artikelnya yang berjudul Hati-hati dengan mindset atau tulisannya yang terbaru Menjaga Nafas Cinta . Seolah bersinergi dengan Nama blognya Inspirasi Mama yang ingin terus menginsprasi lewat tulisan yang menginspirasi dan mencerahkan.
Sebagai tuan rumah di blognya, Mira Ayank juga menjamu tamu-tamunya dengan cukup baik dengan membalas semua komentar dengan hangat. Dan cukup aktif mengikuti undangan silaturahmi sahabat blogger yang lain seperti mengikuti GA ( giveaway ) atau kontes - kontes menulis.

Untuk SEO nya sendiri, terus terang saya tidak terlalu paham hingga tidak ingin memaksakan diri untuk mereview sesuatu yang tidak cukup saya pahami.

Saran dan masukan untuk blog ini adalah itu kolom kategorinya panjang banget ya, mungkin akan lebih simple kalau dibuat seperti roll. Cat rumahnya di kasih sentuhan warna favorite ( ungu ) juga seru tuh mba atau di cat hitam biar agak gothic dikit gitu :)). Dan dipersering lagi kunjungan jalan-jalannya ke blog-blog lain/blogwalking ( ini masukan buat aku sendiri juga ternyatah ).

Mereview bagiku bukan hanya soal mengenal/menilai blog orang lain, tapi sebenarnya adalah belajar menilai diri sendiri. Dengan mereview blog, aku pribadi jadi belajar banyak hal. Dan betapa banyak sekali hal-hal yang harus aku pelajari dan aku perbaiki setelah ini.
Semoga berkenan dengan review pertama ku ya Pakdhe dan Mba Mira Ayank.

Jika bagi seorang blogger, blog adalah rumah maka rumah Mira Ayank sudah cantik. Yuk jalan-jalan ke sana dan temukan tulisan yang menginspirasi di rumah Inspirasi Mama.
  

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Blog Review Saling berhadapan 


"Dirgahayu Blogcamp yang ke -4, semoga semakin cetar dan nge-hits "
~ Irma Senja ~