Pages

Showing posts with label My Boy. Show all posts
Showing posts with label My Boy. Show all posts

20/08/2015

Ketika Sean Harus Di Operasi

 I love You, Nak,...

Hari ini meski badan berasa banget capenya tapi namanya ' IBU ' teteup ya gak bisa cuti dari tugas-tugas kenegaraannya seperti bangun pagi, nyiapin sarapan, anter anak sekulah dan lain-lain. Semalam Sean pulang dari RS, setelah dua hari full satu malam cek in di salah satu RS swasta sekitaran sini. Sean masih full aja diem di atas tempat tidur, di RS pinter nyampe rumah kolokannya keluar. Maunya di kekepin trus sama bubunnya :))) . Masih jadi cowok kecil beranjak remaja yang bersarung hahahaaa...

Kemarin turun dari kamar RS ke parkiran dia naik kursi roda, dan memakai sarung... di koridor dan lift orang-orang senyum dan ada yang berkomentar. " Abis di khitan ya ? "
Sean senyum-senyum aja, bubunnya berkomentar dalam hati ( Sunat yang ke dua, trus ngelus dada )

Hohoho,...jadi beginih teman-teman, setelah di sunat pada usia 3 bulan kurang saat bayi karena phymosis. Beberapa bulan belakangan dia sering ngeluh ngilu saat buang air kecil atau saat kemaluannya ereksi. Bubunnya paling bisa nyabar-nyabarin aja kalo dia bilang ngilu. Kadang kalau mau diperiksa Sean udah malu-malu. Akhirnya saat Sean bilang agak ngilu dan kebetulan ayahnya ada di rumah, di periksalah sama ayahnya. Ternyata ada perlengketan kulit ke kepala kemaluannya ( dilihat dari kaca mata orang awam, kalau laki-laki paham betul lah ya kalo ada yang gak sesuai ) Itu yang membuatnya ngilu mungkin karena Sean juga mulai tumbuh besar. Jika di biarkan khawatirnya jadi tempat kotoran, pertumbuhannya tidak maksimal dan khawatir berpengauh pada fungsinya di saat dewasa  ( kalau ini kata pak dokter ). Penyebabnya bisa karena perawatan pasca sunat dulu yang kurang benar ( menyalahkan diri sendiri karena jaman dulu emang gak paham hiksss ), bisa juga proses sunatnya yang gak sempurna atau mungkin kembali phymosis/perlengketan kali ini tapi pada corona glandis ( kalau gak salah, rada-rada lupa )

11/08/2015

Khitan di Usia 3 Bulan

 Credit

Khitan atau sunat adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari alat kelamin pria. Sunat telah dilakukan sejak zaman prasejarah. Alasan tindakan ini masih belum jelas pada masa itu tetapi teori-teori memperkirakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari ritual pengorbanan atau persembahan, tanda penyerahan pada Yang Maha Kuasa, langkah menuju kedewasaan, atau upaya untuk mengubah estetika atau seksualitas. Sunat pada laki-laki diwajibkan pada agama Islam. ( Sumber : Wikipedia )

Kebiasaan orang-orang di Indonesia khususnya orang jawa atau sunda, mereka akan menyunat anaknya saat usia anak-anak sekitar 5-10 tahun. Bahkan ada sebagian yang mengatakan jangan di sunat saat masih kecil karena nanti pertumbuhan tinggi tubuh dan lain-lainnya tidak maksimal. Halahhh,...sekarang sih saya bisa bilang itu hanya mitos belaka. Jaman sekarang sepertinya sudah banyak bayi laki-laki yang baru lahir langsung di sunat. Dengan alasan kepraktisan dan tentu saja kesehatan.

Khitan menjadi saat yang istimewa, biasanya sebagai bentuk rasa syukur mereka mengadakan kenduri atau pesta khitanan. Mengundang kerabat, sodara dan teman-teman. Saya jadi ingat saat putra lelaki saya lahir, Papa saya gembira luar biasa sampai beliau bilang “ Wahhh, khitannya nanti harus pesta besar nih, nanti saat dia di SD kita khitan dan buat syukuran... jagoan eyang nih “ saat itu saya tertawa, itu adalah luapan kegembiraan seorang kakek karena anaknya ketiganya perempuan jadi nggak mengalami masa mengkhitankan anak. Xixixii... Papa, Papa... Akhhh jangankan Papa, ayahnya Sean pun bersuka cita ketika Sean lahir. Ketika Kaka Taz lahir, dia bergembira karena buah hati pertamanya lahir ke dunia dan ketika Sean lahir dia bersuka cita karena mendapatkan anak lelaki. Bahkan sebelum Sean lahir, mobil-mobilan dan segala bentuk mainan anak sudah dia belikan :)))