Pages

28/08/2013

Dua Candi di Dua Negara Serumpun.


Hari kedua mengikuti lomba ngeblog #10daysforASEAN saya masih bersemangat dan semoga saja tetap terjaga semangatnya hingga hari kesepuluh, amin. Lupakan hasil akhir deh, saya sedang menikmati prosesnya untuk belajar konsisten menulis setiap hari. Lagipula gak ada ruginya mengikuti event keren ini. Siapa tahu saya bisa lebih pintar setelah ini :D.

Tema hari kedua dari #10daysforASEAN adalah :

" Sudah pernah berwisata ke candi Borobudur ? Menurut penjelasan ahli sejarah, relief Borobudur ada kemiripan dengan Candi Angkor Wat, yang berada di Kamboja. Padahal, Borobudur dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat ada. Apakah ini menandakan bahwa negara-negara di ASEAN itu serumpun ? Apa pendapatmu mengenai hal itu ? "


Kalau candi Borobudur sudah pasti saya tahu dan pernah mengunjunginya di kota Magelang Jawa tengah beberapa tahun lalu. Candi ini adalah candi terbesar di dunia, bahkan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Candi yang di bangun sekitar tahun 800 sebelum masehi atau abad ke 9 ini  memakan waktu pembuatan hampir setengah abad. Candi ini dibangun pada masa kejayaan dinasti-dinasti. Raja Samaratungga disebut sebagai pendiri candi ini, mengingat lamanya pembangunan candi ini baru bisa diselesaikan pada masa pemerintahan Ratu Pramudhawardhani putri dari Raja Samaratungga. Sementara arsitek yang membangun candi ini menurut cerita turun temurun bernama Gunadharma. 

Sedangkan candi Angkor Wat yang disebut juga sebagai candi terbesar kedua setelah candi borobudur ini adalah sama-sama kuil hindu yang berada di Kamboja yang dibangun pada masa pemerintahan Suryavarman ll . Dan sayangnya saya belum melihat keindahannya secara langsung. Secara fisik candi Angkor Wat adalah kawasan ibadah dengan bentuk persegi. Candi yang tersusun terdiri dari 5 hingga 10 juta susunan batu bata yang terbentuk dengan tersusun dan terstruktur dengan indah. Candi ini juga tampak megah dan penuh misteri.


Candi Borobudur dan candi Angkor Wat sama-sama memiliki bentuk yang besar, berundak dan luas. Sama-sama di bangun dari tumpukan batu yang sampai saat ini masih misteri bagaimana cara pembuatannya. Borobudur dibangun 3 abad lebih dulu dibanding candi Angkor Wat di Kamboja. Jika menurut ahli sejarah kedua candi ini memiliki kesamaan relief, apakah kesamaan itu bisa menjadi satu alasan bahwa Indonesia dan Kamboja itu serumpun ? Bahwa negara-negara di ASEAN itu serumpun ?

Kenyataan bahwa candi Borobudur dan candi Angkor Wat memiliki kesamaan relief bisa saja menjadi salah satu ciri, kita adalah dua negara serumpun. Atau seperti ahli sejarah yang menuliskan bahwa kedua candi itu di buat oleh seseorang yang sama-sama bernama Gunadharma, meski candi Borobudur dibuat 3 abad lebih dulu ??. Bisa jadi pembuatnya masih berada dalam garis keturunan yang sama hingga meski berbeda generasi memiliki kesamaan dalam pembuatan reliefnya. Entahlah...

Meskipun saya pikir mengapa kita disebut negara satu rumpun dengan Kamboja bukan karena persamaan relief ini saja. Indonesia juga disebut negara serumpun dengan beberapa negara lainnya, seperti Malaysia, Brunei Darusalam, bahkan Filifina (ASEAN). 
Mengapa disebut negara serumpun ? karena kesamaan ras, bahasa dan kultur budaya, bahkan wilayah kita bertetangga yang membuat negara Indonesia dan beberapa negara tetangga menjadi satu rumpun. Negara serumpun juga mengandung makna persaudaraan yang kuat. Saling menghargai dan menjunjung kesetaraan, saling menghormati sesama warga dan antar negara.

Sebagai contoh, saat melakukan perjalanan ke Singapore beberapa waktu lalu. Saya masih menemukan banyak sekali kesamaan dengan Indonesia, saya masih merasakan atmosfir yang sama seperti di negri sendiri. Saya masih bisa makan nasi disana, cuaca yang tidak jauh berbeda dengan di negara tercinta, dan orang-orang yang juga memiliki bentuk tubuh ras yang sama yaitu Asia. Tentu akan sangat berbeda jika melakukan perjalanan ke negara Eropa. Sedangkan dengan Malaysia, Brunei, Kamboja, Singapore, dan semua negara ASEAN, dengan mudah kita akan melihat banyak kesamaan, karena kita adalah satu rumpun. Yang seharusnya memiliki hubungan lebih baik dibanding negara-negara yang lainnya. 

Ibarat sebuah perumahan, negara serumpun adalah tetangga terdekat kita. Jadi jika ada persamaan relief antara candi Borobudur di Indonesia dan candi Angkor Wat di kamboja menandakan negara-negara di ASEAN itu serumpun. Saya pikir iya, persamaan relief  bisa menjadi salah satu tanda negara-negara di ASEAN ini serumpun. Meski itu bukan satu-satunya alasan. Lalu kapan saya memiliki kesempatan untuk melihat keindahan negara-negara serumpun lainnya ? mari berdoa dan menabung ;) . 


Tulisan ini diikutsertakan dalam : #10daysforASEAN 



7 comments:

  1. amin.. semoga bisa melihat langsung Angkor Wat ya mbk.. berdoa dan menabung!!

    ReplyDelete
  2. kalau menurut saya pribadi kesamaan reliefnya itu karena sama2 tempat ibadah umat hindu hehehhe

    ReplyDelete
  3. Semogac acara #10daysforASEAN berjalan lancar dan mbak irma jadi juaranya (amin)

    ReplyDelete
  4. sebenernya rada beda sih mba, klo candi borobudur candi buddha. angkor wat candi hindu hihihihiy

    ReplyDelete
  5. mampir ngintip kesamaan relief borobudur dan angkor wat, yg katanya arsiteknya sama ya Mbak, Bapak gunadharma

    ReplyDelete
  6. keren mba,blog mba akan saya suruh siswa saya untuk menegoknya dan menjadi tugas tambahan sebagai ilmu tambahan mereka tentang ASEAN ,

    ReplyDelete
  7. wow keren ya! Indonesia memang penuh dengan keanekaragaman, cek disini Beautiful Indonesia untuk lihat keanekaragaman Indonesia lainnya ya

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)