Banjir Oh banjir,...
Saya malu ketika melihat,..
Alangkah sederhananya mereka hidup,
begitu ringannya mereka memandang kehidupan.
Betapa rendahnya standar kebahagiaan,
hingga rumah yang luluh lantak dan keadaan yang sulit
tak mengurangi rasa syukur dan sabar.
Makan dan tidur yang sekedarnya, sakit yang diobati seadanya.
Tak mengikis riang dan tawa,
tak menyurutkan semangat dan kekuatan untuk bertahan.
Saya malu ketika saya takut jika genangan air kecoklatan itu membuat saya sakit,
padahal mereka makan, tidur, dan berenang didalamnya.
Tidak ada yang saya tinggalkan disana untuk membuat mereka lebih baik,
tapi ada yang saya dapatkan untuk saya bawa pulang.