Pages

Showing posts with label Home sweet home. Show all posts
Showing posts with label Home sweet home. Show all posts

23/11/2016

EXTRO Pengusir Tikus Sahabat Para Emak

Yang bisa membuat saya ketika sedang duduk manis atau leyeh-leyeh manja di sofa mendadak loncat dan ngabur bersembunyi. Atau mendadak naik ke atas kursi sambil teriak heboh dan gak jelas bukan hantu loh, yakali karena nggak pernah juga lihat hantu mah dan amit-amit aja jangan sampai. Tapi mahluk yang versi saya adalah mahluk yang paling 'menggelikan' selain ular, belatung, marmut, hamster eh banyak juga yak... tapi juaranya tikus sodara-sodara. Entah tikus kecil yang di sebut curut, atau tikus besar semuanya menjijikkan di mata saya. Nulis namanya aja di sini sudah membuat saya merinding jijik -_____-

Sebenarnya untuk ukuran rumah kami yang tidak terlalu besar, Dengan pagar tertutup dan pintu yang selalu tertutup juga seharusnya membuat tikus sulit masuk ke dalam rumah. Kita yakin dan aman banget kalau tikus nggak bakal masuk ke dalam rumah. Masuk dari mana coba ???. Tapi kalau tiba-tiba lagi santai nonton TV trus nyelonong itu tikus lewat lalu berkeliling di rumah berhasil membuat saya lari ke kamar dan teriak-teriak heboh minta itu tikusnya di usir ke luar. Udah gak damai lagi hidup, gak bahagia lagi saya sejak beberapa kali lihat itu tikus berjalan manja lalu ngilang lagi entah kemana di dalam rumah huhuhuaa. Teman-teman tahu donk ya, bukan hanya jijik tapi tikus itukan berbahaya juga untuk kesehatan, bisa bawa penyakit kan ya. Alhasil perburuan tikus pun di mulai, pakai lem tikus pernah tapi gak sanggup menyaksikan itu tikus terperangkap. Saya bisa gak berani keluar kamar selama tikusnya belum di buang. Bukan nggak tega, tapi jijik lihatnya *_*

EXTRO alat pengusir tikus sahabat eyke :))

20/01/2016

Mencari Rumah Impian bersama LIFULL.ID



 Credit
Note : 
Rumah impian saya, yang berhalaman luasss dan banyak jendela, rumah sekarang minim halaman heuheu. Masih dalam impian, tapi udah di serahkan proposalnya sama Alloh *amiin.

Waktu awal menikah dulu, suami memang sudah memiliki rumah tapi dengan alasan satu lain hal kami memutuskan untuk pindah dan mencari rumah baru. Sambil mencari rumah baru sementara kami menempati rumah lama. Dan ternyata mencari rumah baru itu gak mudah yaaa. Hampir 1 tahun proses pencariannya. Biasanya setiap weekend/libur kami berkeliling masuk ke kompleks-kompleks perumahan atau daerah hunian. Niatnya, nyari rumah yang sesuai baik harga maupun bentuk dan lokasi. Gak semudah teorinya ternyata maks, ada yang lokasinya strategis dan cocok untuk kita tapi ternyata budgetnya di luar kemampuan. Ada yang harganya cocok tapi ternyata lokasinya terlalu jauh dari kantor suami atau pusat kota. Ada rumah yang lokasinya cocok, harganya sesuai sayangnya wilayah banjir. Belum lagi ada permintaan, cari rumahnya yang deket-deket rumah kaka yaa supaya kalau ada apa-apa enak dekat sodara, hahaha begitulah yaaa...

Mencari rumah yang akan kita tempati ternyata gak semudah membeli kacang goreng. Membeli rumah seperti memilih jodoh, butuh feeling... :p, ibaratnya kita pastikan dulu apakah lokasinya aman dan bukan wilayah banjir. Apakah surat-suratnya lengkap, seperti sertifikat. Apakah pemiliknya cukup sopan dan mudah di ajak berkomunikasi. Apakah lokasinya baik untuk tumbuh kembang anak-anak kita, kalau melalui agen properti, apakah agen propertinya bagus dan lain-lain, akkhh pokoknya ribet.

29/07/2015

Tips supaya si Mpok betah


 Ngomong-ngomong si Mpok sering juga ya mejeng di blogku Mpok :)))

Membaca status-status teman di sosial media dan bbm, ikut prihatin karena sehabis lebaran ini banyak yang jadi korban PHP. Bukan korban di php in gebetan, suami, atau pacar yaa... ternyata mereka di PHP in para asisten rumah tangga xixixi. Yang janji bakal balik lagi sehabis lebaran dan mudik, ehh janji manis doang karena mereka gak balik lagi. Pake nyisain baju di rumah majikan pula supaya kesannya akan balik lagi, padahal itu baju-baju yang memang udah gak di pake ckckckk.

Beneran prihatin deh, apalagi untuk teman-teman yang seorang ibu sekaligus wanita pekerja/karier di php-in gini pasti bikin kepala pusing dan galau abis. Pengalaman adik saya yang juga wanita karier dan bergantung banget sama ART  juga bikin saya ngelus dada. Udahlah ART nya lebih galak dari nyonyanya, sok jual mahal juga biar di naikin gaji trus.

Allhamdulillah nih meski di rumah ada ART, saya gak kebagian di php in seperti teman dan adik saya. Sehabis lebaran, saat saya balik ke kota si Mpok yang menjadi asisten rumah tangga di rumah malah udah dateng duluan untuk bersih-bersih supaya saat saya pulang dari mudik rumah rapih dan bersih. Habis lebaran tahun ini, si Mpok genap 11 tahun bekerja di rumah. Allhamdulillah ya Mpok, sesuatu *siapin bonus buat Mpok*

08/04/2015

Kursi Jati Warisan

Karena terinspirasi makmin Lusi trisnasari yang merekondisi kursi jatinya, saya jadi teringat punya sepasang kursi jati tua, warisan nenek juga yang tadinya di rumah mama dan bertahun yang lalu saya bawa ke rumah saya. Satu dua tahun belakangan kursi jati itu sudah rusak dan teronggok begitu saja. Bahkan jadi alas untuk tumpukan box-box mainan anak yang tidak terpakai lagi. Padahal, dulu kursi itu saya minta dari mama karena nilai historinya. Ada kenangan khusus dan mendalam antara saya dan kursi itu dengan ingatan saya pada nenek dan kakek saya. Sebagai cucu yang katanya cucu kesayangan mereka, ada banyak kenangan masa kecil yang masih saya ingat sampai sekarang.

Okey, cukup bagian mengenang dan mendadak haru nya. Akhirnya setelah membaca tulisannya maklus saya putuskan untuk memperbaiki kursi jati itu. Kayanya kalau benerin sendiri sih, nyerah ya mak. Butuh keahlian khusus sepertinya. Karena gak cuma ngebersihin dan ngasih pernis doang nih. Sofanya malah sudah amburadul dan jebol. Jadi mari kita panggil bapak servis kursi hasil recomend tetangga saya.

Kursi jati warisan yang sudah lapuk *_*