Sudah beberapa hari ini akses antar jemput kaka Tazkia Senja lumayan melelahkan, karena perbaikan jalan di gerbang Harapan Indah yang membuat kendaraan bertumpuk. Jangan di tanya kondisi pagi di mana orang-orang berangkat kerja dan sekolah. Merayapppp....
Pagi tadi arah pulang setelah mengantar kaka, sembari mencoba menikmati kemacetan jalanan dan ngemut permen karena mata masih berat dan muka masih bau bantal, biar gak merengut sepanjang jalan saya coba mendengarkan radio FM. Memilih salah satu station yang ternyata sedang membahas hari guru nasional. Membuka line interaktif dengan para pendengarnya yang berbagi cerita tentang kesan bersama guru. Ada yang berbagi cerita bersama guru TK, SD, SMP, bahkan SMA.
Siapakah guru yang paling berkesan dan menjadi guru tersayangmu ??
Saya jadi mengingat hari-hari di sekolah dulu. Guru yang berkesan, guru yang baik atau bahkan guru yang bikin kita jiper karena galak. Diinget-inget sebenarnya hampir semua guru yang pernah mengajar saya, semua baik sih gak ada yang meninggalkan kesan gak enak. Saya juga murid yang baik sih yaa... masa iya di galakin :p. Tapi ada seorang guru yang meninggalkan kesan lebih dalam, selain baik dan dekat dengan murid-muridnya guru ini juga murah hati. Mau nilai berapa pun di rapot di kasih :))) *asal pinter* . Trus saya jadi pengen cerita tentang sosok bapak guru ini sekaligus mengenang jasa-jasa beliau di Hari Guru Nasional yang tepat di hari ini.
