Pages

22/03/2012

Konflik kompleks



Ini tentang Kompleks perumahan dimana saya tinggal yang mendadak jadi terkenal dan nyaris setiap hari selama seminggu ini ada diberita TV. Sayangnya bukan karena berita yg positif , tapi perang/konflik berdarah antara penduduk asli bekasi yg bertempat tinggal dibelakang kompleks dan salah satu kelompok warga pendatang yg bermukim di kompleks ini.

Usahlah di bahas siapa-siapa saja yang menjadi otak dan dalang keributan ituh dan apa cerita yg melatar belakanginya, intinya kompleks menjadi begitu mencekam, sekolah yg kebetulan berada di dlm kompleks mendadak diliburkan karena ratusan polisi bersenjata menyebar diseantero kompleks untuk berjaga-jaga supaya perang pada dini hari kemarin lusa tidak terulang lagi. Pasar kompleks tutup, tukang sayur, pedagang roti, penjual nasi goreng dan lain-lain tutup karena takut. Kompleks menjadi sunyi senyap, seluruh warga memilih diam dirumah, pagar setiap rumah digembok dan gerbang kompleks ditutup. Sementara kemarin lusa salah satu kubu yg berjumlah hingga ratusan berkerumun dimuka gerbang membawa senjata tajam hingga bambu runcing.

Sedang aneka isu dari broadcast bbm atau isu dari mulut ke mulut membuat suasana kian mencekam, aroma provokasi dan isu santer dan menambah kecemasan kami. Korban berjatuhan, dua org meninggal dan belasan luka-luka, mungkin itu yang menyebabkan hingga hari ke 5 aparat kepolisian masih siaga penuh.

Kami sebagian besar warga memang berada diluar konflik dua kubu tersebut, sayangnya salah satu kubu pendatang yg menjadi musuh dan alasan kegeraman warga pribumi kampung belakang bertempat tinggal di kompleks kami. Itu yang membuat kompleks ini menjadi sasaran kemarahan warga tersebut. Saya hanya berharap bahwa tidak perduli siapa yang salah dan benar, jika memperturutkan hawa nafsu dan emosi yang akan didapat hanya kerugian di kedua belah pihak.

Semoga konflik ini segera menemukan jalan menuju damai, semoga kedua belah pihak mampu menemukan jalan keluar. Cemas rasanya membayangkan anak-anak tercinta pergi kesekolah dan bermain dalam situasi mencekam seperti ini.

14 comments:

  1. iiiccchhh
    paling tak suka lait komplik...
    tidak bisakah hidup dalam harmoni...
    komplik ga ada untungnya...kalah jai abu menang jadi arang...

    ReplyDelete
  2. kalau ada keluarga di luar kota, sebaiknya mbak pindah saja dulu... Amarah seseorang itu sangat menakutkan, tak bisa ditebak. Apalagi antar kelompok, saya khawatir mereka nekat dan menggila. Yg tak bersalah jadi korbannya

    ReplyDelete
  3. ngeri banget...
    mudah2an cepet ada solusinya ya

    salam kenal ya....

    ReplyDelete
  4. semoga konfliknya tdk berkepanjangan...
    aamiin

    ReplyDelete
  5. kami cm bs denger dn mdoakan mbak, smoga konflik mereda..,
    smg apapun yg jd msalah bs drundingkan baik²

    ReplyDelete
  6. semua masalah pasti berakhirnya seperti keributan karna tidak bisa menahan emosiii,,
    ngeri liatnya juga,,,

    ReplyDelete
  7. masih saja terjadi konflik.. :(
    apakah tidak ada cara lain selain konflik ?
    hindari konflik dan jalani kehidupan dengan bermusyawarah dan bersikap kekeluargaann.. :)

    ReplyDelete
  8. postingan yang sangat menarik :)
    sangat bermanfaat.. ^_^
    keep posting yaa..

    ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
    kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama.. :)

    ReplyDelete
  9. kok bisa ada konflik yang begitu ramai di perbincangkan sampai kondisi mencekam,,

    ReplyDelete
  10. pasti seruu kalo ikutan ke sana ....
    tapi ada takutnya juga taruhanya nyawa ...

    ReplyDelete
  11. kantorku di depan area konflik mbak... di grand mall kranji, ramai banget ya, sangat mencekam, alhamdulillah sekarang udah kondusif

    ReplyDelete
  12. konfliknya menyeramkan...
    takut banget,,,,,

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)